TRUE ADVENTURES GRAND SLAM

Ditinjau dari perspektif olah raga, mendaki gunung (Mountaineering) memang sangat berbeda dibandingkan dengan cabang olah raga lainnya. Bila pada olah raga lain kebanyakan memuat aspek gerak fisik dan mental saja, mendaki gunung - tak lupa dan tak luput - menambahkan juga aspek gerak sprituil dalam imlpementasinya. Bila pada olah raga lain menjanjikan trophy atau uang dalam setiap perlombaan, keberhasilan seorang pendaki terkadang cuma dihargai secangkir kopi oleh teman-teman sependakian, berikut pengakuan dunia sebagai jurinya.

Namun bukan berarti unsur “kompetisi” tidak terdapat dalam kegiatan ini. Menjadi yang pertama atau yang tersulit pada sebuah gunung adalah salah satu bentuknya. Bedanya, “kompetisi” model begini tidak tergantung oleh “kejuaraan” yang sengaja diselenggarakan oleh sebuah komite, melainkan sangat tergantung oleh keinginan pribadi orang-orang yang melakukannya. Makanya, seorang pendaki sejati tidak akan pernah merasa menang bila menjadi yang pertama atau kalah bila ternyata ia hanya menjadi yang kedua atau bahkan orang kesekian yang berhasil mencapai sebuah puncak atau rute tertentu.

Kesadaran seperti ini teramat umum dalam dunia pendakian dan kemudian biasa diistilahkan sebagai “pencapaian” (terkadang dikaitkan dengan aspek sprituil). Meskipun - harus diakui – hal ini kerap sangat tipis perbedaannya dengan kompetisi dan tidak semua pendaki memiliki komitmen seperti ini, pencapaian seringkali menjadi penengah dalam perdebatan atau kompetisi yang meruncing dalam dunia pendakian gunung. Seperti ketika Pat Morrow menyelesaikan Seven Summits berdasarkan Messner List, bukan Bass List;

'Being a climber first and a collector second, I felt strongly that Carstensz Pyramid, the highest mountain in Australasia ... was a true mountaineer’s objective.'

Betapa sadarnya Morrow terhadap posisinya dalam dua daftar Seven Summits berbeda yang bukan buatannya. Dan dia secara implisit hanya mengatasi perbedaan itu dengan mengembalikan segalanya kepada pencapaian pribadinya.

Bagaimana pun, setidaknya terdapat tiga buah pencapaian bergengsi yang menjadi target pribadi komunitas pendaki gunung internasional sekarang ini, yaitu 14 Eight Thousanders, Seven Summits (7 Puncak Benua) dan Adventures Grand Slam.

I.                   14 Eight Thousanders
Definisi:
Seluruh puncak utama gunung berketinggian diatas 8000 meter.

Deskripsi:
Disepakati secara luas dan tanpa perdebatan yang meruncing di dunia pendakian gunung internasional berjumlah 14 buah. 14 Eight Thousanders juga dikenal sebagai The Crown of Himalayas atau pun Ochomil. Empat puncak terletak di kawasan pegunungan Karakoram sementara sisanya terletak di 
Kawasan Himalaya

Himalaya. Pencapaian pertama terhadap 14 Eight Thousanders dilakukan oleh Maurce Herzog dan  Louis Lachenal pada 3 Juni 1950 di Annapurna (8091 m). Sementara Reinhold Messner menjadi orang pertama yang mencapai keseluruhan puncak tersebut setelah pada 16 Oktober 1986 berhasil mencapai Lhotse (8516 m) setelah memulainya di Nanga Parbat pada 1970.   Berikut data dan fakta 14 Eight Thousanders:


Puncak
Ketinggian
(meter)
Lokasi
Pencapaian Pertama
1. Everest

8848
Nepal/China (Tibet)
1953; Sir E. Hillary (Selandia Baru), T. Norgay (Nepal)
2. K2
8611
Pakistan/China
1954; A. Compagnoni dan L. Lacedelli (Italia)
3. Kangchenjunga
8586
Nepal/India
1955; G. Band dan J. Brown (Inggris)
4. Lhotse
8516
Nepal/China (Tibet)
1956; F. Luchsinger dan E. Reiss (Swiss)
5. Makalu
8463
Nepal/China (Tibet)
1955; J. Couzy dan L. Terrary (Perancis)
6. Cho Oyu
8201
Nepal/China (Tibet)
1954; S. Joechler dan H. Tichy (Austria), P. Dawa Lama (Nepal)
7. Dhaulagiri
8167
Nepal
1960; K. Diemberger (Austria), P. Diener (Jerman), M. Dorji (Nepal), E. Forrer (Swiss), N. Dorji (Nepal), A. Schelbert (Austria)
8. Manaslu
8163
Nepal
1956; Toshio Imanishi (Jepang) dan Gyalzen Norbu (Nepal)
9. Nanga Parbat
8126
Pakistan
1953; H. Buhl (Austria)
10. Annapurna (I)
8091
Nepal
1950; M. Herzog dan L. Lachenal (Perancis)
11.Gasherbrum I
8068
Pakistan/China
1958; Andrew Kaufman dan P. Schoening (USA)
12. Broad Peak
8047
Pakistan/China
1957; H. Buhl, K. Diemberger, M. Schmuck dan F. Wintersteller (Austria)
13. Gasherbrum II
8035
Pakistan/China
1956; J. Larch, F. Moravec dan H. Willenpart (Austria)
14. Shishapangma
8027
China (Tibet)
1964; Hsu Ching, Chang Chun-yen,
Wang Fuzhou, Chen San, Cheng Tien-liang, Wu Tsung-yue, Sodnam Doji, Migmar Trashi, Doji danYonten

II.                Seven Summits (7 Puncak Benua)
Definisi:
Puncak tertinggi yang terdapat di 7 benua besar yaitu Afrika, Asia, Eropa, Antartika, Australia/Oceania, Amerika Utara dan Amerika Selatan.
Deskripsi:
Disepakati secara luas dengan perdebatan pada dua benua yaitu Eropa dan Oceania (Australasia). Umumnya, yang diakui sebagai bagian dari Seven Sumnmits di kedua benua tersebut adalah Elbruss (5642 m) di Caucasus, Rusia (Eropa) dan Carstensz Pyramid (4884 m) di Papua, Indonesia (Oceania).

Perbedaan paling sengit terjadi pada puncak Oceania dimana posisi Carstensz (dikenal juga dengan Puncak Jaya) dianggap tidak sepenuhnya mewakili Oceania karena Indonesia juga terletak di Asia Tenggara yang notabene bagian dari benua Asia.  Dengan asumsi itu, maka Mt. Kosciuszko (2228 m) di Australia dianggap lebih mewakili puncak tertinggi di Oceania. Pendapat lain menganggap Mount Wilhelm, 4,509 m di Bismack Range, Papua Nugini adalah yang tertinggi.

Hal yang sama juga terjadi pada Elbruss yang terletak di batas Asia-Eropa yang dianggap tidak mewakili Eropa seutuhnya. Beberapa kalangan menganggap bahwa Mont Blanc (5642 m) di batas Italia dan Perancis lebih layak mewakili benua Eropa.

Bagaimana pun, daftar Seven Summits yang kerap digunakan adalah Bass List dan Messner List (biasa juga disebut Carstensz List). Di kedua daftar tersebut Mont blanc tidak tercantum dan perbedaan hanya terdapat pada Mt. Kosciuszko dan Carstensz Pyramid. Berikut daftar Seven Summits dalam dua versi:

Tujuh Puncak Benua (Seven Summits )
Nama Gunung
Tinggi (m)
Benua
Kawasan
Negara
Pencapaian
Pertama
Daftar
Bass

Daftar
Messner

Kilimanjaro
5,892
Afrika
Kilimanjaro
Tanzania
1889
X
X
Vinson Massif
4,892
Antartika
Ellsworth Mountains
-
1966
X
X
Kosciuszko
2,228
Australia
Great Dividing Range
Australia
1840
X

Carstesz Pyramid
4,884
Oceania
Maoke Mountains
Indonesia
1962

X
Everest
8,848
Asia
Himalaya
Nepal/
Tibet
1953
X
X
Elbruss
5,642
Eropa
Caucasus
Russia
1874
X
X
Mount McKinley
6,194
Amerika
Utara
Alaska Range
United States
1913
X
X
Aconcagua
6,962
Amerika
Selatan
Andes
Argentina
1897
X
X

Pencapaian pertama dari keseluruhan puncak yang ada pada daftar Bass (Bass List) dilakukan oleh Richard Bass sendiri. Pendaki gunung amatir yang juga pengusaha  ini berhasil menyelesaikan Seven Summits di Everest pada 30 April 1985. Sementara daftar Messner pertama kali diselesaikan oleh Pat Morrow di Carstensz Pyramid pada 7 mei 1986. Morrow juga menjadi orang pertama yang menyelesaikan kedua daftar Seven summits tersebut. Messner sendiri baru menyelesaikan daftarnya pada 3 Desember 1986 di Vinson Massif.

bersambung ke bagian II

Tidak ada komentar:

Posting Komentar