Pencinta dalam Kotak, Alam dalam Pasungan


Hijau-Putih-Biru, kemana pergimu? Aku tak pernah melihatmu selama hampir sepuluh tahun belakangan ini. Padahal kita setiap hari berada pada ruang dan waktu yang sama. Kalau pun kamu muncul, paling cuma sedetik. Itu juga tanpa sapaan hangat. Apakah begitu dahsyatnya kekecewaanmu padaku sehingga untuk sekedar coffe break berdua saja sepertinya sudah tak ada waktu lagi? Padahal itu kita sering lakukan dahulu. Hampir setiap sabtu-minggu malah. Apa aku telah berbuat kesalahan? Tapi apa?

72 hari Bertahan Hidup di Kebekuan Andes

Banyak dari kita, terutama yang sering berkegiatan di alam alam bebas, tentu telah mengetahui salah satu kisah survival paling bersejarah (selain yang berkaitan dengan perang) dalam peradaban manusia modern; jatuhnya pesawat Fairchild F-227 di Pegunungan Andes pada Oktober 1972. Kita mungkin mengetahuinya  dari pendidikan dasar atau lanjutan di masing-masing organisasi. Atau juga dari informasi media dari luar organisasi kita. 

Ratusan artikel memang telah ditulis berkaitan dengan peristiwa tersebut. Belasan buku juga telah diterbitkan dalam beragam bahasa untuk menceritakan pengalaman yang dialami para penumpang. Salah satu buku paling laris yang ditulis oleh Piers Paul Read malah telah difilmkan pada 1993 dengan judul yang sama, “Alive”.  Film ini bahkan mendapatkan penghargaan Cinematographer of the Year pada tahun yang sama oleh Australian Cinematographers Society, dan sempat masuk nominasi pada Emmy Awards untuk kategori Outstanding Individual Achievement - Informational Programming serta pada MTV Movie Awards untuk kategori Best Action Sequence. Saya, sih, belum sempat nonton filmnya. Tapi saya yakin pesan yang ingin disampaikan Frank Marshall, sang sutradara, tidak jauh-jauh dari pesan yang disisipkan Paul Read dalam bukunya.

Legenda Beauty And The Beast

Di keindahan pegunungan Himalaya dan sekitarnya, konon terdapat makhluk misterius yang hidup di antara salju atau pun  hutan-hutan.  Makhluk mirip manusia ini diyakini telah berada disana sejak dahulu kala. Kebanyakan laporan kontak manusia dengan makhluk misterius tersebut  berdasarkan penampakan, jejak kaki, kulit kepala atau pun rambut. Sedikitnya terdapat sekitar 25 laporan catatan kontak sejak 1832 sampai setidaknya tahun 1992. Itu belum termasuk pengakuan kebanyakan  penduduk yang tinggal di sekitar Himalaya.